Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 September 2017

Jumat, September 29, 2017

X-ray Generator TRIX-150M

Description

By adapting high-outputs 150kV-75W, it will allow to show images such as power devices and cast metals. Also, 100μm focus provides with sharper images. Even though this system has a high-power resource it performs with low-noise frequency kV and mA are configurable externally. Possible for continuous exposure.

Feature

  • Power device inspections casting inspection
  • Fluoroscopic examination and etc.

Spesification

TRIX-150M30.0-150.0kV0.2-0.5mA

Senin, 22 Desember 2014

Senin, Desember 22, 2014

Kereta Bandara Soetta Pakai Mesin Kanada Rakitan Madiun Yang Di uji dengan UTM akan Beroperasi di 2016

Kereta-kereta ini akan digunakan untuk sarana kereta rel listrik (KRL) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Jadi kereta ini akan menggunakan mesin dari Bombardier asal Kanada, yang akan dirakit INKA pada pabriknya di Madiun.

"Kita menandatangani kontrak pengadaan 10 kereta dengan INKA dan Bombardier," ungkap M N Fadhila, Direktur Utama Rainlink, dalam sambutannya saat penandatanganan pembelian kereta di Gedung Jakarta Railway Center (JRC), Jakarta, Jumat (12/12/2014)

Fadhila menuturkan, 1 rangkaian kereta akan terdiri dari 6 gerbong, berkapasitas 272 tempat duduk. Sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat menuju bandara.

"Ini adalah alternatif dari transportasi yang ada sekarang menuju bandara," sebutnya.

Targetnya, saat operasional nanti bisa menampung 35 ribu penumpang setiap hari. Namun, angka tersebut tidak mencapai setengah dari total penumpang di bandara yang sebesar 160 ribu per hari.

Kereta bandara ini harus mempunyai kemampuan dan ketahanan yang optimal dan telah lulus pengujian. Komponen yang diuji antara lain bahan baku mesinnya. Bahan baku pilihan yang dipakai dalam rancangan kereta cepat tersebut telah diuji oleh UTM atau Universal Testing Machine.

UTM bekerja menguji ketahanan bahan baku mesinnya dengan cara ditarik dan ditekan sampai pada batas maksimal.Sehingga mesin yang digunakan tidak akan terbakar ketika sudah panas seperti pada kasus Busway yang sering terbakar. Maka setelah lulus uji oleh UTM maka kereta cepat ini siap untuk beroperasi di Indonesia.

"Misalnya 10% saja dari total penumpang, maka akan sebesar 16 ribu orang. Kita siapkan dua kalinya 35 ribu per hari," jelasnya.

Operasi layanan KA Bandara akan dimulai pada pertengahan 2016. Rutenya dari stasiun Manggarai-Stasiun Sudirman Baru-Stasiun Duri-Stasiun Batu Ceper, dan Stasiun KA Bandara Soekarno-Hatta.

"Kalau hari ini ke Bandara bisa 2,5 jam, sekarang dengan kereta itu bisa 50-60 menit," tukasnya.
akarta -PT Railink yang merupakan anak usaha PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Angkasa Pura (AP) II, menandatangani kontrak pengadaan 10 rangkaian kereta (trainset) dengan pihak konsorsium Bombardier-PT INKA (Persero).

Jumat, 19 Desember 2014

Jumat, Desember 19, 2014

Apa Sih Cara Jokowi Agar Proyek Pesawat N219 Tak Bernasib Seperti N250 ?

Jakarta -Pemerintahan baru di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memediasi pengembangan hingga peluncuran pesawat komersial bersertifikasi siap produksi yaitu N219.

Tujuannya agar produk purwarupa atau prototype pesawat N219 tak senasib dengan prototipe pesawat baling-baling N250, yang kini menjadi besi tua karena berhenti di tengah jalan, sehingga tidak masuk ke tahap produksi.

"Pesawat N219, kita bantu prototipe sampai sertifikasi. Pesawat layak terbang dan komersial pada tahun 2016. Pemerintah juga mediasi antara LAPAN yang melakukan riset dengan dunia usaha yakni PTDI dan user yakni pemilik airlines," kata Menteri Ristek dan Dikti Muhammad Nasir saat acara seminar nasional penerbangan dan antariksa 2014 di Menara BPPT, Thamrin, Jakarta, Rabu (10/12/2014).

Nasir menjelaskan pemerintah, melalui Kemenristek Dikti, akan membantu pembiayaan pengembangan purwarupa hingga sertifikasi pesawat. Alasannya anggaran tersebut sangat tinggi jika ditanggung badan usaha. Pemerintah saat ini mengucuri dana Rp 400 miliar untuk membuat prototipe pesawat penumpang N219.

"Lapan yang riset hingga lahirkan prototipe. Terakhir ialah kembangkan N219. Alokasi anggaran sekitar Rp 400 miliar. Kita bantu dari prototipe sampai sertifikasi," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengaku dunia teknologi penerbangan Indonesia mulai bangkit.

Pasca proyek pesawat baling-baling N250 pada era 1990-an, setelah itu pengembangan teknologi pesawat di dalam negeri terhenti karena hantaman badai krisis ekonomi.

Kini LAPAN bersama PT Dirgantara Indonesia (Persero) mengembangkan pesawat baling-baliang varian lebih kecil, yaitu N219. "Kita mulai bangkit dengan N219. Kita bikin bukan sekedar prototipe. Pada Harteknas 10 Agustus 2015, pesawat N129 sudah roll out atau ditujukkan ke publik. Pada Desember 2015, kita uji terbang pertama. Kemudian tahun 2016 atau 2017 mulai produksi,"jelasnya.

Dalam masa pengujian penerbangan seperti ini pastinya akan diutamakan untuk standarisasi kekuatan dan kapasitas penerbangannya. tetapi dibalik dari pada pengujian fisik dan jarak tempuh dari pesawat itu sendiri pasti ada kelistrikan yang berperan didalamnya.

Pengujian kelistrikan tersebut dapat diuji dengan alat pengujian kelistrikan, seperti halnya VoltageTester yang berperan sebagai alat yang dapat mengetauhi daya kelistrikan yang ada di dalam pesawat ini.

Kelistrikan merupakan factor terpenting  dalam penanganannya jadi pengujian kelistrikan dapat mempergunakan VoltageTester, karena dengan kapasitas yang sesuai dan stabil untuk keperluan daya pesawat ini, akan memberikan dampak sangat positif untuk penerbangan itu sendiri dan memberikan kenyamanan pada penumpang pesawat.

Pengembangan pesawat baling-baling berbadan kecil sangat diperlukan menghubungkan daerah-daerah kepulauan di Indonesia. Pemerintah sangat mendukung proses pengembangan untuk melahirkan pesawat asli buatan Indonesia.

"Sesuai UU, pengembangan fase industri oleh PTDI, riset oleh LAPAN. Sebelumnya ditumpukkan ke PTDI. Sekarang riset oleh LAPAN," jelasnya.

Kamis, 18 Desember 2014

Kamis, Desember 18, 2014

Hujan Deras Sapa Surabaya, Waspada Pohon Tumbang

Surabaya - Hujan deras disertai angin menyebabkan beberapa pohon tumbang kembali terjadi di Surabaya. Beruntung tidak ada korban jiwa, tapi beberapa sepeda motor yang sedang diparkir tertimpa pohon.

Dari pantauan detikcom melalui handy talkie, beberapa wilayah yang mengalami pohon tumbang yakni, Tenggilis Lama, Jalan Sulawesi, Jalan Biliton dan Perempatan Jalan Pucang.

Salah satu pengendara sepeda motor, Joni Hermanto kepada detikcom, hujan deras disertai angin kencang mengguyur sekitar pukul 13.15 Wib. Saat itu, pekerja swasta itu sedang melintas di Jalan Pucang.

"Saat itu saya terkena traffic light Pucang ke arah Ngagel Selatan. Tiba tiba pohon yang didekat lampu TL roboh dan melintang menutup jalan Pucang Anom Timur ke arah Kertajaya," kata Joni, Rabu (17/12/2014).

Cuaca ekstrem ini pun dapat dilakukan perekaman datanya dengan instrument Weather Station sebagai langkah antisipasi pada periode berikutnya.

BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Juanda memperkirakan, intensitas hujan bertambah tinggi dalam beberapa hari ke depan. Selain itu, hujan akan disertai petir.  Prakirawan BMKG Juanda Teguh Tri Susanto menjelaskan, curah hujan sekitar 25 mm, sedangkan kecepatan angin mencapai 5-35 km/jam.

Tingginya curah hujan disertai angin kencang itu disebabkan atmosfer yang tidak stabil. Hal tersebut menunjukkan akan adanya pergantian musim. "Ini menuju ke musim pancaroba. Dari hujan ke kemarau," jelasnya. Weather station dapat melakukan pengukuran  berbagai faktor cuaca seperti intensitas hujan, suhu, kelembaban, angin dan lain sebagainya.


Sementara data yang dihimpun detikcom, di Jalan Raya Arjuno banyak kendaraan yang sedang terparkir tertimpa ranting kering yang jatuh akibat kencangnya angin. Sedangkan di kawasan Tenggilis, pohon yang tumbang yakni pohon trembesi berdiameter 40 cm menimpa kabel listrik.

Kejadian ini mendapat atensi dari asisten I Pemkot Surabaya, Yayuk Eko Aguatin yang terus memonitor melalui HT. "Ini Surya 10 (sebutan Asisten I) tolong bantuan mas (Posko Satlak PB) di Jalan Sulawesi. Ini arek-arek kewalahan," ujar Yayuk.

Rabu, 17 Desember 2014

Rabu, Desember 17, 2014

Landasan Pacu 8 Bandara akan Diperpanjang

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastiukan akan mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur yang sejalan dengan agenda strategis pemerintah terkait konektivitas nasional.

Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memperpanjang landasan pacu (runway) 8 bandara.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Staf Khusus Keterbukaan Informasi Publik Menteri Perhubungan, Hadi M Djuraid dalam keterangannya, Rabu (17/12/2014) mengatakan pihaknya akan memperpanjang landasan pacu 8 bandara yang dikelola UPT Kementerian Perhubungan.

Kedelapan bandara itu selama ini hanya bisa didarati pesawat udara sejenis ATR-72, dengan panjang runway rata-rata di bawah 2.000 meter.

Dengan perpanjangan tersebut, runway kedelapan bandara akan bertambah menjadi minimal 2.250 meter, sehingga bisa didarati pesawat udara sejenis B-737.

Delapan bandara tersebut adalah Bandar Udara Rembele, Takengon, NAD, Bandar Udara Blimbing Sari, Banyuwangi, Jawa Timur, Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Bandar Udara Tojo Una Una, Sulawesi Tengah, Bandar Udara Kuabang Kao, Maluku Utara, Bandar Udara Ibra, Dumatubun, Maluku, Bandar Udara Saumlaki Baru, Maluku dan Bandar Udara Dekai, Yahukimo, Papua.


Landasan Pacu ini wajib diuji terlebih dahulu dari mulai kontruksi sampai ketahanannya. Dalam hal ini pengujian seperti material beton dan baja dapat dilakukan dengan concrete testing gauge. Concrete = beton dan Gauge = pengukuran atau alat uji maka concrete testing gauge adalah alat uji untuk mengukur beton, baik kekuatan, keretakan, maupun lokasi material di dalam beton.

Uji getar pun dibutuhkan dalam pengujian struktur landasan pacu tersebut. Pengujian getaran tersebut dapat dilakukan dengan vibration meter untuk mengetahui nilai getaran serta untuk menghindari kesalahan – kesalahan dalam pengujian struktur.

Tentunya pengujian beton dan pengujian getaran seperti ini sangat diperlukan agar ketahanan dariLandasan Pacu tersebut tahan lama dan tidak mudah retak ketika banyak pesawat yang melintasinya.

Hadi menuturkan, perpanjangan landasan pacu kedelapan bandara tersebut menjadi prioritas karena lahan pengembangannya telah siap. Total nilainya anggaran pengembangan ini mencapai Rp 1,207 triliun.
Saat ini Indonesia memiliki 237 bandara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 bandara dikelola BUMN yaitu PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero). Selebihnya dikelola oleh UPT Kementerian Perhubungan.
Ke depan Kementerian Perhubungan secara bertahap akan terus mengembangkan bandara-bandara di berbagai daerah yang dikelola UPT, agar bisa didarati pesawat sejenis B-737. Dengan demikian diharapkan perekonomian daerah-daerah akan lebih berkembang, dan bisa menekan tarif tiket pesawat udara.

Selasa, 09 Desember 2014

Selasa, Desember 09, 2014

Lion Borong Pesawat Baling - Baling

Jakarta - Lion Air kembali memecahkan rekor pembelian pesawat. Tiga tahun silam, perusahaan ini menggegerkan dunia saat memborong 230 unit Boeing 737.

Ini adalah rekor pembelian bagi pabrik pesawat Amerika Serikat itu. Tahun lalu, Lion belanja 234 unit pesawat Airbus A-320 dan menjadi rekor transaksi terbesar pabrikan konsorsium Eropa.

Dan pekan lalu, Lion Air kembali memecahkan rekor soal pembelian pesawat. Kali ini bukan pesawat jet dari Boeing atau Airbus, melainkan pesawat baling-baling ATR 72-600.

Lion menambah pesanan pesawat buatan Italia-Prancis itu sebanyak 40 unit, sehingga total pesanannya mencapai 100 unit. Jika semua sudah dikirim, Lion menjadi operator ATR 72 terbanyak di dunia.

Rekor terakhir Lion ini, yang memborong pesawat baling-baling dengan kapasitas hanya 72 tempat duduk yang biasa melayani jarak pendek, menunjukkan bahwa maskapai ini sekarang mengincar pasar lain di luar penerbangan menengah yang dilayani dengan pesawat buatan Boeing atau Airbus.

Rusdi Kirana, pemilik Lion Air, dalam pernyataannya mengatakan pesawat ini bakal meningkatkan ekonomi di Indonesia, Malaysia, dan negara Asia lain. “Termasuk wilayah terpencil dan pasar wisata, seperti Bali, Jawa, Kalimantan, dan Sumatera,” ujar Rusdi Kirana.

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, pesawat Boeing tersebut haruslah mempunyai rangka ataupun bahan pelapis pesawat terbuat dari bahan yang sangat kuat. Bahan tersebut pun haruslah melewati tahap pengujian. Tahap pengujian yang dilakukan adalah salah satunya pengujian ketebalan bahan yang digunakan menggunakan Alat yang bernama Ultrasonic Thickness.

Ultrasonic Thickness bekerja mengukur ketebalan bahan yang digunakan untuk membuat rangka maupun badan pesawat terbang tersebut, agar ketika lepas landas pesawat tidak mengalami kendala/masalah yang menyebabkan kejadian seperti pesawat jatuh.

Senin, 08 Desember 2014

Senin, Desember 08, 2014

Galaxy S5 Akhirnya Cicipi Manisnya Lollipop

Jakarta - Salah satu ponsel flagship Samsung, Galaxy S5, akhirnya resmi mendapat pembaruan Android 5.0 Lollipop. Lebih tepatnya Galaxy S5 dengan nomor model SM-G900F yang telah mendapat update tersebut secara over the air (OTA).

Saat ini Lollipop sudah tersedia untuk pengguna Galaxy S5 yang berada di Polandia. Namun seperti yang dikutip detikINET dari Phone Arena, Kamis (4/12/2014), dalam waktu dekat pembaruan itu juga akan muncul di beberapa negara Eropa lain.

Ini berarti Galaxy S5 menjadi ponsel Samsung pertama yang mendapatkan pembaruan Lollipop. Bahkan Galaxy S4 Google Play Edition (GPE) pun hingga kini belum bisa mencicipi manisnya Android Lollipop.

Sebelum Handphone canggih tersebut diluncurkan, Ponsel tersebut juga harus melewati uji UTM (Universal Testing Machine). Uji UTM berfungsi menguji bahan komponen pada ponsel tersebut. UTM bekerja menarik  dan menekan bahan komponen hingga pada batas maksimal.

Universal Testing Machine merupakan sebuah mesin pengujian untuk  menguji tegangan tarik dan kekuatan tekan bahan atau material. Agar tidak terjadi masalah pada produk yang baru dirilis oleh Samsung ini.

Universal  Testing Machine, biasanya juga dikenal sebagai Universal Tester, Materials Testing Machine atau Materials Test  Frame. Mesin pengujian ini telah terbukti bahwa ia dapat melakukan tarik banyak standar dan tes kompresi pada bahan, komponen, dan struktur.

Sayangnya belum terungkap lebih lanjur kapan pembaruan tersebut akan tersedia di negara lain, seperti Indonesia.

Sekadar informasi, berbeda dengan nomor model yang sudah menerima pembaruan Lollipop, Galaxy S5 yang resmi beredar di Indonesia mempunyai nomor model SM-G900H.

Jumat, 05 Desember 2014

Jumat, Desember 05, 2014

Bridgestone Uji Coba Ban Ecopia Sejauh 1.687 Km

Jakarta -Ban Ecopia diklaim Bridgestone merupakan ban terbaik tanpa kompromi dan paling ramah lingkungan yang diproduksi untuk konsumen Indonesia yang menginginkan konsumsi bahan bakar yang hemat. Untuk membuktikan itu semua, PT Bridgestone Tire Indonesia (BSI) melakukan pengujian ban Ecopia.

Kali ini Bridgestone mengadakan program yang bernama "Ecopia Go Indonesia". Program ini bertujuan untuk memperkuat popularitas nilai tambah dan keuntungan ban Ecopia kepada seluruh konsumen Indonesia. Sekaligus dalam waktu bersamaan, program ini ingin menjawab pertanyaan seberapa banyak bahan bakar yang dapat dihemat dengan menggunakan ban Ecopia tersebut?

Dalam pengujiannnya, Bridgestone menyediakan tim yang beranggotakan pengemudi profesional, di mana mereka akan mengelilingi pulau Jawa selama 9 hari dan menempuh jarak total sekitar 1.687 Km dengan menggunakan 3 mobil dengan kondisi yang sama dan menggunakan 3 jenis ban berbeda termasuk dari kompetitor.

Start akan dilakukan dari fasilitas Proving Ground (PG) Bridgestone pada tanggal 12 September dan akan berakhir pada tanggal 20 September ditempat yang sama.

Dalam perjalanan uji cobanya ini, tim akan mengunjungi 7 kota besar, yaitu Bandung, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Surabaya, Semarang, dan Cirebon. Di setiap kota tersebut, tim akan bertemu langsung dengan konsumen lokal beserta para diler untuk menunjukan secara langsung data performa ban Ecopia dalam hal penghematan bahan bakar.

Beberapa elemen akan dimonitoring selama uji coba tersebut. Pemakaian bahan bakar, tekanan angin pada ban dan jarak tempuh yang sudah dilalui. Alat pengukur standar internasional akan digunakan untuk melakukan tes uji coba tersebut seperti pencatat konsumsi bahan bakar, aplikasi GPS Tracker untuk mencatat jarak tempuh sekaligus kecepatan kendaraan dan botol pengukur konsumsi bahan bakar. Dan, semua bentuk alat pengujian tersebut bertujuan untuk mendapatkan hasil yang dapat dipercaya dalam proses pengujian ban tersebut.

"Kami sangat antusias terhadap penyelenggaraan program “Ecopia Go Indonesia kali ini. Hasil tes tersebut nanti diharapkan dapat membuktikan bahwa ban Ecopia merupakan pilihan terbaik bagi konsumen di Indonesia yang menginginkan ban hemat bakar dan menikmati usia pemakaian ban yang lebih lama," beber Sales and Marketing Director of PT Bridgestone Tire Indonesia Yasuhiro Ukegawa dalam keterangan resminya.

"Pengujian ini juga akan fokus pada penguatan citra ban Ecopia yang hemat bahan bakar karena hasil akhir pengetesan akan menunjukan data yang tingkat akurasinya tinggi terhadap bagaimana Ecopia bisa berkontribusi untuk menghemat bahan bakar," timpalnya.

Dalam mencapai standarisasi yang telah ditetapkan sangat diperlukan pengujian dengan tahap-tahap yang telah ditentukan seperti pengujian tarik material (pulling power), pengujian tekanan material (kompresi),analisa pengujian beban torsidll. Pengujian standarisasi kualitas karet ini dapat menggunakan alat uji pendukung yaitu Rubber Hardness Tester.

Rubber Hardness Tester adalah sebuah alat pengujian karet, plastik dan material lainnya yang serupa guna mendukung suatu industri memenuhi kebutuhan standarisasi yang ditentukan, alat ini juga memiliki berbagai model dengan berbagai fungsi dan varian dalam pengukuran yang berbeda berdasarkan materialnya.

Program ini menggunakan ban Ecopia EP150. Ban Bridgestone Ecopia EP150 memiliki desain dan konstruksi canggih yang mampu mengurangi hambatan gulir (rolling resistance) sehingga lebih hemat bahan bakar, dengan tetap memperhatikan parameter performa dan keselamatan lain seperti pengendalian saat kondisi basah dan kering, stabilitas, kemampuan pengereman dan tingkat kebisingan ban yang rendah.

Kamis, 04 Desember 2014

Kamis, Desember 04, 2014

Kementerian Lingkungan Hidup Dukung Pemkot Bangun Angkutan Massal Yang Melewati Uji Emisi

Surabaya - Kementerian Lingkungan Hidup mendukung rencana Pemkot Surabaya yang akan membangun angkutan massal cepat (AMC). Dengan adanya AMC, diharapkan kualitas udara di Kota Pahlawan dapat semakin baik.

"Dibangunnya AMC di Surabaya akan mampu mengurangi jumlah polutan yang dikeluarkan kendaraan bermotor," kata Kepala Sub Bidang pemantauan dan Pengawasan Transportasi Darat Kementerian LH dan Kehutanan, John H.P. Tambun saat uji emisi di Taman Surya, Selasa (4/11/2014).

Dengan begitu, lanjut Tambun, kualitas udara di Surabaya akan semakin baik. "Apalagi Kota Surabaya tahun lalu dinobatkan sebagai kota langit biru," imbuhnya.

Uji emisi ini akan dilakukan selama tiga hari dengan tiga lokasi berbeda, hari ini di Taman Surya, besok di Bukit Darmo, serta lusa di Kertajaya Indah.

"Kita juga lakukan monitoring kinerja lalu lintas, kualitas udara di jalan raya yang berpusat di Kusuma Bangsa dan sekitar Taman Surya," lanjut Tambun.

Menurutnya, monitoring kinerja lalu lintas dilakukan untuk mengukur volume kendaraan dan kecepatan di ruas jalan tersebut yang dipantau.

Kedepan, kata Tambun, Kementerian LH dan Kehutanan RI akan mengeluarkan kebijakan baru yakni perpanjangan STNK bagi kendaraan bermotor syaratnya harus lolos uji emisi. "Sekarang lagi kita godok bersama instansi terkait karena tujuan kebijakan yang kita buat untuk mewujudkan kota-kota di Indonesia bebas dari polusi udara yang diakibatkan dari kendaraan bermotor," ungkap Tambun.

Mengingat Kendaraan angkutan massal yang dibuat harus lolos uji emisi ,  Alat Uji Emisi adalah alat yang tepat untuk melakukan Test tersebut.

Alat Uji Emisi , adalah sebuah alat uji untuk menganalisa dan mengetahui tingkat konsentrasi dari nilai HC, CO, dan OZ yang mengikat berubah didalam zat gas. pengujian juga dapat dilakukan untuk menguji perubahan kandungan gas berlebih.
kegiatan pengujian ini baik dilakukan pengaplikasiannya pada mesin-mesin industri maupun mesin-mesin kendaraan.

Kebijakan tersebut langsung didukung Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Namun walikota yang diusung PDIP ini memberi masukan agar kebijakan baru hendaknya Kementerian LH dan Kehutanan juga memikirkan fasilitas pendukung.

Orang nomor 1 di Kota Surabaya mencontohkan, perpanjangan STNK di Surabaya bisa dilakukan pelayanan keliling di taman-taman dan di mall-mall. "Kalau perpanjangan STNK dilakukan seperti itu pasti perlu fasilitas seperti alat uji emisi. Jika tidak, maka kebijakan tersebut akan mubadzir. Pendekatan yang dilakukan harus komperhensif," ujar Risma.

Wanita kelahiran Kediri ini juga menyampaikan kualitas bahan bakar yang dikirim ke Surabaya berbeda dengan di Jakarta dan Denpasar. Untungnya, kata Risma, Pemkot Surabaya secara rutin dan terus menerus melakukan penghijauan, jika hal ini tidak dilakukan maka kualitas udara di Surabaya akan jauh lebih rusak dibandingkan Jakarta.

"Jika hal itu dilihat dari kualitas bahan bakarnya saja sudah beda. Belum lagi, di jalanan Surabaya masih banyak terlihat mobil pabarikan dibawah tahun 2000-an. Berbeda dengan Jakarta, mobil disana tidak ada yang jelek semuanya bagus," pungkasnya.
Kamis, Desember 04, 2014

Ledakan Gas Terdengar di Balai Kota, Pekerja Berlarian Selamatkan Diri

Jakarta - Ledakan terjadi di lokasi renovasi di salah satu gedung di Balai Kota yang dulu plafonnya ambruk. Ledakan ini membuat para pekerja bangunan yang terletak di Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, itu berlarian.

Diduga ledakan in berasal dari gas tabung yang digunakan untuk memotong-motong baja di proyek tersebut. Sempat terjadi percikan api dan kepulan asap di lokasi proyek yang terletak di sisi barat gedung G Balai Kota itu.

"Ledakannya sangat kuat," kata Tono salah seorang pekerja yang sedang membetulkan AC di Balai Kota.

Asap ledakan ini mengepul hingga lantai empat gedung G Balaikota. Para pekerja langsung melarikan diri dari lokasi ledakan. Untungnya di depan Balai Kota terdapat mobil pemadam kebakaran sehingga bisa dengan cepat memadamkan api.

Gas Detector , Sebuah detektor gas yang dapat mendeteksi kehadiran berbagai gas dalam suatu daerah, biasanya sebagai bagian dari sistem keamanan. Jenis peralatan yang digunakan untuk mendeteksi kebocoran gas dan antarmuka dengan sistem kontrol sehingga proses dapat secara otomatis menutup.

Dengan digunakannya Gas Detector , kejadian seperti diatas diharapkan tidak akan terjadi lagi karena , Gas Detector dapat membunyikan Alarm yang dapat memberi mereka kesempatan untuk meninggalkan daerah itu.
Kamis, Desember 04, 2014

Pemerintah 'Kebut' Proyek Jembatan Soekarno di Manado

Manado -Pemerintah mulai melakukan pembangunan Jembatan Soekarno sepanjang 622 meter di Kota Manado (Sulawesi Utara) sejak 12 Oktober 2003. Hampir 11 tahun pasca groundbreaking oleh mantan presiden Megawati Soekarnoputri, jembatan ini belum juga tersambung.

Alasannya adalah putusnya Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) di Kalimantan Timur. Jembatan Kukar dan Soekarno dinilai memiliki desain konstruksi serupa sehingga harus dirancang ulang. Namun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai menggelontorkan biaya untuk melanjutkan pembangunan Jembatan Soekarno.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto berjanji menyelesaikan proyek pembangunan Jembatan Soekarno pada akhir tahun ini.

"Pagi ini saya datang ke Jembatan Soekarno. Tadi dibahas, akhir tahun ini tersambung," kata Djoko di sela-sela peresmian Tol Manado-Bitung, Minggu (12/10/2
014) malam.

Walaupun Pemerintah nampaknya "Ngebut" dalam pengerjaan proyek ini , namun ada hal penting yang harus diperhatikan terkait dengan Frekuensi Getaran yang akan diterima oleh Jembatan Soekarno ketika dilewati oleh kendaraan-kendaraan yang akan melintasi jembatan tersebut.

Vibration Meter , adalah alat yang berfungsi untuk mengukur Frekuensi Getaran yang diterima oleh jembatan tersebut. Dengan menggunakan Vibration Meter , penguji dapat mengetahui berapa frekuensi dari getaran tersebut.
Dengan dilakukannya pengujian getaran menggunakan Vibration Meter , diharapkan Jembatan Soekarno yang telah dinantikan selama 11 tahun ini dapat digunakan dengan umur yang panjang , sehingga pekerjaan 'Ngebut" ini tidak menjadi sia-sia.

Di Pelabuhan Calaca Manado, terlihat peralatan konstruksi dengan logo PT Hutama Karya (Persero) telah dipasang di area jembatan. Bentangan jembatan mulai disambung.

"Ini baru mulai disambung," kata seorang warga di dekat jembatan.

Jumat, 28 November 2014

Jumat, November 28, 2014

Gold Wing Jadi Produksi Motor ke-300 Juta Honda

Siapa tak kenal sepeda motor Honda? Roda dua berlogo kepak sayap asal negeri matahari terbit ini tak hanya sukses jadi produsen sepeda motor kelas kakap di dunia, tapi juga harum namanya kala menyangkut lintasan balap.

Kini, pabrikan yang kali pertama menjual sepeda motor sejak tahun 1949 silam di Jepang tersebut tengah merilis produksi sepeda motor mereka yang ke-300 juta.

Untuk edisi spesial ini, Honda telah menyiapkan model Gold Wing yang diproduksi langsung di pusat perakitan Kumamoto, atau Tanah Air sang pabrikan, Jepang.

Saat ini, sepeda motor Honda sendiri dijual di 32 fasilitas perakitan berbeda di 22 negara yang tersebar di seluruh dunia. 

Di AS contohnya, walau bersaing dengan nama besar lokal khas AS seperti Victory dan Harley Davidson, Honda 'pede' kali pertama merintis penjualan sepeda motor mereka mulai tahun 1960 silam.

Bukan tanpa sebab Honda berani bertarung di belahan dunia lain. Pasalnya, pada dekade tersebut, atau tahun 60-an, Honda menyandang predikat produsen sepeda motor terbanyak dan terlaris di dunia. Model Honda 50 dan Super Cub menjadi tulang punggung pabrikan kala itu.

Kembali ke AS, Kesuksesan Honda pada masa 60-an tersebut turut merintis berdirinya basis produksi pertama mereka di negeri asal George Washington tersebut, yang bertempat di Marysville pada tahun 1979.

"Terima kasih atas dukungan dari konsumen dan karyawan Honda yang selama ini terlibat dalam produksi dan penjualan motor Honda. Kami akan terus menyediakan produk yang berkualitas di seluruh dunia," ujar Takanobu Ito, Presiden dan CEO dari Honda Motor.
Jumat, November 28, 2014

Keren! RI Rancang Pesawat Baling-baling Komersial Terbesar di Dunia

Pengembangan pesawat terbang di Indonesia kembali bergairah pasca tertidur lama. Industri pesawat terbang nasional sempat mati suri pasca dihentikannya program pesawat baling-baling N250 dan pesawat mesin jet N2130 saat krisis ekonomi 1998.  Kemudian pada tahun 2000-an muncul ide mengembangkan pesawat perintis bermesin turboprop N219. Pengembangan pesawat ternyata tidak berhenti di N219. Kali ini, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengusulkan pengembangan pesawat komersial atau penumpang baling-baling (propeller) terbesar di dunia. 

Pesawat yang bernama N2140 ini, nantinya mampu membawa 144 penumpang. "Kita dapat ide dari pesawat A400 M yang memiliki baling-baling besar. Ini nggak masuk ke pasar jet. Kita kembangkan pesawat yang cocok dengan kondisi Indonesia," kata Kepala Program Pesawat Terbang LAPAN Agus Aribowo di Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN, Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/11/2014). 

Kamis, 27 November 2014

Kamis, November 27, 2014

Krakatau Steel Kini Memproduksi Pipa Baja

PT Krakatau Steel resmi memiliki pabrik pipa baja. Melalui anak usahanya PT KHI Pipe Industry, Krakatau Steel bisa memproduksi pipa untuk kepentingan sektor migas.

"PT KHI jadi perusahaan yang memproduksi pipa paling besar di Indonesia," ujar Direktur Utama PT Krakatau Steel Irfan Hakim, di pabrik Krakatau Steel.

Sebagai pelanggan pertama, Pertamina Hulu Energi sudah memesan pipa sebanyak 2.700 ton pipa. Targetnya PT KHI Pipe Industry harus menyelesaikan tugas dari PHE pada pertengahan bulan Desember. "Begitu selesai dapat order dari PHE oil and gas, saat ini baru 40 persen," kata Irfan.

Irfan menjelaskan, investasi pembangunan PT KHI sebesar Rp 350 miliar. Pabrik ini memilki kapasitas produksi 115.000 ton setiap tahun. Satu gulungan pipa beratnya bisa mencapai 15 sampai 17 ton.

"Kapasitas produksi keseluruhan untuk pipa baja PT KHI berjumlah 220.000 ton per tahun," ujar Irfan.
Kamis, November 27, 2014

Telkomsel Kucurkan Rp 1,5 Miliar untuk Bus Listrik

PT Telkomsel dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bekerja sama dalam pengembangan bus listrik untuk alat transportasi kampus. Direktur Utama Telkomsel Alex J. Sinaga mengatakan telah mengucurkan dana Rp 1,5 miliar untuk pembuatan purwarupa bus listrik pertama buatan ITS. 

"Kami merasa perlu mendukung inovasi anak bangsa demi kemandirian energi seiring dengan tren negara-negara maju dalam mengembangkan kendaraan listrik," kata Alex di kawasan Surapati, Surabaya, Ahad, 23 November 2014.

Bus listrik itu merupakan karya kelima ITS setelah meluncurkan serangkaian mobil listrik nasional, yakni Ezzy ITS 1, Ezzy ITS 2, Braja Wahana, dan Sapu Angin Surya pada Mei 2014. Rektor ITS Triyogi Yuwono mengatakan produksi bus listrik ini menjadi cara ITS untuk menjawab krisis energi dan kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi.

"Bukan dengan demonstrasi anarkistis," ujarnya. Triyogi mengatakan, lewat inovasi teknologi, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih cepat. Menurut Triyogi, dalam waktu dekat ITS bakal kembali bekerja sama dengan Telkomsel untuk mengembangkan kapal pesiar tenaga listrik dan surya. Kapal buatan Fakultas Teknik Kelautan dan Perkapalan itu akan digunakan untuk berlayar di Sungai Kalimas. "Insya Allah, dalam enam bulan ke depan."

Pertamina juga tengah menjajaki kerja sama serupa dengan ITS. Pada 2015, ITS mulai membangun tempat pengisian listrik atau charging station. Setelah uji coba selama dua-tiga hari, bus listrik ITS akan dioperasikan pertama kali pada 30 November 2014.

Seperti yang kita ketahui, Bus produksi ITS tersebut masih harus melewati beberapa tahap pengujian pada Bus tersebut, salah satu pengujiannya iyalah pengujian getaran. Tujuan pengujian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat cacad atau kerusakan pada mesin mobil tersebut.

Alat yang digunakan untuk uji getaran pada Bus tersebut adalah VIBRATION METER / VIBRATION TESTER.  VIBRATION TESTER atau VIBRATION METER dapat diartikan sebagai sebuah perangkat atau alat yang digunakan untuk mengukur gerakan bolak-balik dari komponen mekanik dari suatu mesin sebagai reaksi dari adanya gaya dalam (gaya yang dihasilkan oleh mesin tersebut) maupun gaya luar (gaya yang berasal dari luar atau sekitar mesin).

Setelah diuji pada alat-alat tersebut, akan dipastikan mobil buatan ITS tersebut akan menjadi Bus alternatif yang sudah lolos uji dan layak digunakan.

Rabu, 26 November 2014

Rabu, November 26, 2014

3 Mobil 'Anti BBM' Audi Hadir Pada 2017

Tingginya harga minyak dunia saat ini mendorong pabrikan otomotif menciptakan kendaraan dengan energi alternatif, tak terkecuali Audi. Kali ini, giliran pabrikan berlogo empat cincin tersebut yang tengah mempersiapkan sebuah sedan berpenggerak energi listrik.



Adalah A3, sedan pertama yang dipilih oleh pabrikan yang berbasis di Ingolstadt tersebut jadi ramah lingkungan. Audi A3 juga akan saling berbagi platform motor listrik dengan sedan yang diproduksi oleh perusahaan induknya, yakni VW Golf.



Dilansir dari Autoevolution,  sedan dengan penggerak motor listrik ini diperkirakan akan hadir dalam jangka waktu tiga tahun mendatang. Model lainnya yang di gadang-gadang akan dibekali tenaga listrik oleh Audi antara lain sedan A6.



Kepastian Audi memproduksi mobil bertenaga listrik ini pun telah dikonfirmasi langsung oleh kepala pengembangan dari Audi, Prof. Dr. Ulrich Hackenberg.



Hackenberg memaparkan jika pihaknya sedang dalam tahap mengikuti jejak keberhasilan dari Tesla. Agar dapat bersaing dengan Tesla, Audi pun mempersiapkan R8 e-tron yang akan menjadi penantang langsung dari Tesla Model S.



Dikatakan, penggerak listrik yang digunakan pada R8 e-tron ini menurut Audi sanggup menempuh jarak hingga mencapai 450 kilometer. Untuk model yang terakhir ini, pabrikan berharap dapat merilisnya berbarengan dengan dua model sebelumnya yakni di tahun 2017 mendatang.


Rabu, November 26, 2014

Investor Tiongkok Temui Sofyan Djalil Jualan Kereta Super Cepat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil mengaku telah bertemu dengan investor asal Tiongkok. Kehadirannya ternyata untuk menawarkan produk keretasupercepat (high speed railways/HSR).

"Mereka (investor) mau jualan saja, menjelaskan produknya sudah ada dan bagus. Ya namanya orang jualan, saya mendengarkan saja," ungkap Sofyan saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (25/11/2014) malam.


Meskipun saat ini Indonesia sudah memiliki jalur ganda rel kereta yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya, Sofyan mengatakan Pemerintah masih tak berminat membangun layanan kereta api cepat. Menurut dia, kereta cepat tak masuk daftar prioritas pemerintah pada saat ini.


Selasa, 25 November 2014

Selasa, November 25, 2014

Jembatan Cinta Pulau Tidung Miring

Akibat kontur tanahnya bergeser, Jembatan Cinta yang berada di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, mengalami penurunan. Alhasil, sekitar 100 meter dari panjang jembatang 800 meter mengalami kemiringan.

Untuk mengantisipasi kemiringan yang bertambah parah, Suku Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu sudah sepekan melakukan perbaikan. Diperkirakan, perbaikan penyangga pondasi rampung pekan depan.

Jembatan Cinta di Pulau Tidung merupakan salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Setiap akhir pekan atau hari libur nasional, lokasi itu selalu dipenuhi ratusan wisatawan lokal dan luar negeri.

Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Kepulauan Seribu, Hamdan, menjelaskan, kemiringan jembatan terjadi karena tanah di tujuh titik tiang penyangga mengalami pergeseran. Sisi utara jembatan sepanjang 100 meter akhirnya mengalami kemiringan.

Dikatakan Hamdan, penurunan muka tanah hingga menyebabkan kemiringan itu terjadi sejak sekitar pertengahan Oktober lalu. Selain menyebabkan kemiringan, lapisan jalan di atas jembatan juga retak-retak.

"Kemiringan itu bukan karena hantaman ombak, tetapi akibat pergeseran sendimen tanah. Nantinya, dalam sepekan ke depan akan dilakukan penguatan terhadap ketujuh tiang tersebut," kata Hamdan.

Menurut Hamdan, untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya akan melakukan penelitian struktur tanah di kawasan itu. Sedangkan untuk perbaikan, sementara yang dilakukan dengan memperkuat unsur beton tiang penyangga.

"Kami anggarkan Rp 300 juta untuk perbaikan jembatan itu. Untuk kelanjutannya kita akan lakukan penelitian. Ekstrimnya bisa saja dilakukan pembangunan ulang jembatan," tandasnya.



Selasa, November 25, 2014

FSRU Lampung Raih Tambahan Pasokan LNG Kargo Ketiga


PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyatakan, terminal gas terapung (Floating Storage Regatification/FSRU) Lampung mendapat pasokan kargo ketiga gas alam cair (Liquid Natural Gas/LNG) dari Kilang Tangguh Papua.

Direktur Utama PGN LNG Indonesia, Nisi Setyobudi mengatakan, kapal pengangkut LNG dari Kilang LNG Tangguh Papua telah tiba di Labuan Maringgai Lampung pada Sabtu pagi 23 November 2014. Setibanya di Labuan Maringgai, kapal pembawa LNG itu segera merapat ke PGN FSRU Lampung untuk membongkar muatan dan mengalirkan LNG ke PGN FSRU Lampung.
Selasa, November 25, 2014

Tablet Nokia dan iPad Mini: Serupa Tapi Tak Sama

 
Jakarta - Nokia telah mengungkap kehadiran perangkat teranyarnya, tablet Nokia N1. Jika melihat penampakan N1 dari video resmi yang dirilis oleh Nokia, tak salah rasanya jika menyebut tablet ini sangat mirip dengan iPad Mini. Keduanya sama-sama mempunyai layar 7,9 inch dengan resolusi 2.048 x 1.536 pixel. Bahkan jika dilihat dari belakang, N1 dan iPad Mini akan terlihat seperti saudara kembar. Peletakan kamera, tombol, dan colokan headphone keduanya ada di tempat yang sama. Begitu juga dengan grill speaker yang mengapit port charger di bagian bawah tablet yang sangat mirip. Bahkan port USB yang dipakai Nokia terlihat seperti sebuah port Lightning, padahal bukan. Nokia menggunakan konektor Type-C USB yang bisa dibolak-balik. Meski terlihat sama, namun Nokia N1 ternyata lebih ringan dan tipis dibanding tablet buatan Apple tersebut. Ketebalannya hanya 6,9 mm dengan berat 318 gram. Perbedaan lainnya terletak pada tidak adanya tombol home di bagian depan tablet. Nokia N1 menggunakan prosesor Intel Atom Z3580 quad core 2,4 GHz Intel, dengan RAM 2 GB dan storage 32 GB. Kamera depan dan belakangnya beresolusi 5 megapixel dan 8 megapixel. Tablet ini akan dipasarkan di China mulai Februari nanti dengan harga sekitar USD 249 atau sekitar Rp 3 juta (USD 1 = Rp 12.000). Setelah itu Nokia akan merilis tablet ini di Rusia dan sejumlah negara Eropa lainnya.
Nokia N1 memiliki desain sisi-sisi yang membulat seperti iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. Kamu juga bakal terkejut dengan siapa Nokia bekerjasama menghadirkan N1. Mereka adalah Foxconn yang merupakan rekanan utama Apple.
Material yang digunakan pun tidak berbeda, Nokia N1 bermaterialkan alumunium anodized. Menuju ke desain tombol fisik, kamera, jack headphone, dan speaker grill N1, kamu bakal tidak asing bahwa desain komponen-komponen tersebut juga mirip seperti tablet mini besutan Apple itu. Bahkan lubang konektor mikro USB type-C reversible miliknya pun mirip lightning port. Tidak lupa, Nokia N1 memiliki case mirip smartcase.