Tampilkan postingan dengan label Ilmu Teknik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Teknik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 November 2014

Selasa, November 18, 2014

Infrared Thermometer Mengukur Suhu Tanpa Menyentuh Obyek

Infrared Thermometer disebut juga Thermometer laser  adalah sebuah alat ukur suhu yang  dapat mengukur temperatur\ atau suhu tanpa bersentuhan dengan obyek yang akan diukur suhunya.

Infrared Thermometer menawarkan kemampuan untuk mendeteksi temperatur secara optik selama objek diamati, radiasi energi sinar inframerah diukur, dan disajikan sebagai suhu. Thermometer ini menawarkan metode pengukuran suhu yang cepat dan akurat dengan objek dari kejauhan dan tanpa disentuh – situasi ideal dimana objek bergerak cepat, jauh letaknya, sangat panas, berada di lingkungan yang bahaya, dan/atau adanya kebutuhan menghindari kontaminasi objek (seperti makanan, alat medis, obat-obatan, produk atau test, dll.).

Produk pengukur suhu inframerah tersedia di pasaran, mulai dari yang fleksibel hingga fungsi-fungsi khusus atau Termometer standar, hingga sistem pembaca yang lebih komplek dan kamera pencitraan panas. Ini adalah pencitraan atau gambar dari Infrared Thermometer khusus industri yang digunakan memonitor suhu material cair untuk tujuan kontrol kualitas pada proses manufaktur.

Prinsip dasar termometer inframerah adalah bahwa semua obyek memancarkan energi infra merah. Semakin panas suatu benda, maka molekulnya semakin aktif dan semakin banyak energi infra merah yang dipancarkan.

Infrared Thermometer mengukur suhu menggunakan radiasi kotak hitam (biasanya inframerah) yang dipancarkan objek. Kadang disebut termometer laser jika menggunakan laser untuk membantu pekerjaan pengukuran, atau termometer tanpa sentuhan untuk menggambarkan kemampuan alat mengukur suhu dari jarak jauh. Dengan mengetahui jumlah energi inframerah yang dipancarkan oleh objek dan emisi nya, Temperatur objek dapat dibedakan.

Desain utama dari Infrared Thermometer yakni lensa pemfokus energi inframerah pada detektor, yang mengubah energi menjadi sinyal elektrik yang bisa ditunjukkan dalam unit temperatur setelah disesuaikan dengan variasi temperatur lingkungan.

Konfigurasi fasilitas pengukur suhu ini bekerja dari jarak jauh tanpa menyentuh objek. Dengan demikian, Infrared Thermometer berguna mengukur suhu pada keadaan dimana thermocouple atau sensor tipe lainnya tidak dapat digunakan atau tidak menghasilkan suhu yang akurat untuk beberapa keperluan.

Infrared Thermometer  ini cara penggunaannya hanya diarahkan ke media atau benda yang akan diukur suhunya, maka alat ini akan membaca suhu media tersebut. Alat ini biasanya dan sangat berguna dalam pengukuran dapur tinggi/furnace dalam industri peleburan atau suhu permukaan yang tidak memungkinkan untuk di sentuh, dan juga dalam pemakaian umum lainnya, seperti :

  • Mengukur suhu benda yang bergerak, contoh : Conveyor, Mesin, dll).
  • Mengukur suhu benda berbahaya, seperti : tegangan tinggi, jarak yang tinggi dan sulit dijangkau, dll.
  • Suhu yang terlalu tinggi dan sulit untuk didekati ataupun disentuh, misalnya : Furnace, thermocouple, dll.
  • Mendeteksi awan untuk sistem operasi teleskop jarak jauh.
  • Memeriksa peralatan mekanika atau kotak sakering listrik atau saluran hotspot.
  • Memeriksa suhu pemanas atau oven, untuk tujuan kontrol dan kalibrasi.
  • Mendeteksi titik api/menunjukkan diagnosa pada produksi papan rangkaian listrik.
  • Memeriksa titik api bagi pemadam kebakaran.
  • Mendeteksi suhu tubuh makhluk hidup, seperti manusia, hewan, dll.

Memonitor proses pendinginan atau pemanasan material, untuk penelitian dan pengembangan atau quality control pada manufaktur.

Selain itu,Infrared Thermometer juga banyak memiliki keunggulan. Dan keunggulan – keunggulan thermometer ini dijelaskan melalui beberapa point utama, yakni :
 

  • Mudah dibawa
Karena Infrared Thermometer padat, ringan dan mudah untuk dimasukkan ke dalam sarung ketika tidak digunakan, inspeksi harian inspeksi pabrik dan pekerjaan dapat dilaksanakan.
  • Real-waktu Pengukuran
Infrared Thermometer dapat dengan cepat memberikan pengukuran suhu dengan membaca thermocouple pada titik sambungan dari kebocoran dalam waktu, dengan Infrared Thermometer dapat membaca hampir semua titik sambungan suhu tersebut.
  • Pengukuran Akurasi
Akurasi Infrared Thermometer biasanya kurang dari 1 derajat. Kinerja ini terutama penting untuk melakukan pemeliharaan preventif, seperti kondisi produksi yang buruk serta merusak peralatan atau downtime pemantauan akan menghasilkan acara khusus. Dengan Infrared Thermometer, Anda dapat dengan cepat mendeteksi perubahan kecil pada suhu operasi, waktu perkecambahan mereka dapat untuk memecahkan masalah, mengurangi biaya yang disebabkan oleh kegagalan peralatan dan jangkauan pemeliharaan.
  • Penggunaan Keselamatan
Keamanan adalah dengan menggunakan termometer infra merah adalah salah satu manfaat yang paling penting. Infrared Thermometer dengan penampakan laser, mudah untuk mengidentifikasi daerah sasaran, dapat dengan aman membaca atau tidak bisa mencapai sulit untuk mengakses objek target dan memungkinkan instrumen untuk membaca suhu suhu target dalam jangkauan, sehingga secara efektif menghindari pengukuran staf pekerjaan risiko.
Selasa, November 18, 2014

Apa Itu Colorimeter Instrumen ?

Dewasa ini, kemajuan teknologi didalam dunia industry semakin cepat berkembang. Baik dalam hal alat uji,maupun dalam hal alat produksi, dan alat ukur.  Banyak alat ukur didunia ini diciptakan dengan teknologi yang mutakhir. Sekarang sebuah alat ukur diciptakan,dengan teknologi yang semakin canggih dan, banyakindustri yang membutuhkan alat ukur ini, itulah dia colorimeter.

Colorimeter merupakan sebuah instrument pengukur warna yang sensitive terhadap cahaya yang diserap dari beberapa zat atau benda. Alat ini menentukan kualitas warna berdasarkan penggolongan warna dari biru, merah, dan hijaudari cahayayang diserap oleh objek. Ketika cahaya melewati medium, cahaya tersebut diserap, dan cahaya yang lewat itulah yang diserap oleh alat ini sebagai hasilnya, ada penurunan seberapa banyaknya cahaya yang dipantulkan oleh medium. Perangkat ini bekerja atas dasar hukum Beer-Lambert, yang menyatakan bahwa penyerapan cahaya yang ditransmisikan melalui media berbanding lurus dengan konsentrasi medium.

Colorimeter bekerja dengan melewatkan panjang gelombang tertentu dari cahaya melalui solusi, dan kemudian mengukur cahaya yang datang melalui sisi lain. Untuk mengetahui konsentrasi sampel yang tidak diketahui, beberapa contoh solusi di mana konsentrasi diketahui pertama kali dibuat dan diuji. Kemudian diplot pada grafik dengan konsentrasi pada satu sumbu dan absorbansi di sisi lain untuk membuat kurva kalibrasi , ketika sampel yang tidak diketahui diuji, hasilnya dibandingkan dengan sampel yang dikenal pada kurva untuk menentukan konsentrasi. Beberapa jenis colorimeter secara otomatis akan membuat kurva kalibrasi yang didasarkan pada kalibrasi awal.

Dalam industry televisi ataupun industry monitor, colorimeter sangatlah diperlukan, gunanya sebagai menganalisa kontras warna dan kecerahan pada layar televisi, yang memungkinkan pengguna colorimeter untuk kemudian menyesuaikan pengaturan untuk mendapatkan kualitas gambar terbaik. Lain lagi dalam industry percetakan. Colorimeter digunakan untuk mengukur intensitas warna pada kertas yang telah dicetak, dan colorimeter ini juga digunakan untuk menentukan kualitas warna tinta apakah dalam kualitas terbaik atau tidak.

Selain dunia industry, pedagang berlian juga menggunakan colorimeter untuk mengukur sifat optic dari batu mulia. Alat ini mempermudah pekerjaan dalam hal checking and measuring yang berhubungan dengan warna.

Dunia kesehatan juga menggunakan colorimeter dalam menganalisa warna kulit dan itu memudahkan pengguna alat ini dalam penggolongan warna kulit dan mendiagnosa penyakit tertentu. Selain warna kulit, orang yang bekerja dibidang kesehatan juga menggunakan alat ini untuk menganalisa warna gigi, yang hasil dari penggunaan alat ini akan membantu juga dalam mendiagnosa penyakit. Selain untuk menganalisa warna kulit dan warna gigi,colorimeter juga digunakan di rumah sakit untuk menguji konsentrasi hemoglobin yang terkandung dalam darah (isal)
Selasa, November 18, 2014

Lebih Mengenal Weather Station

 
Weather station adalah sebuah alat  uji pengamatan cuaca dengan perangakat-perangkat alat pengujian  ini. Peralatan pengujian ini berguna mengamati kondisi atmosfer bumi untuk memberikan informasi prakiraan cuaca pada suatu wilayah tertentu berdasarkan ruang lingkup tertentu, alat ini juga berguna untuk mempelajari cuaca dan iklim suatu wilayah.


Pengamatan dengan menggunakan weather station ini ditekankan pada tekanan udara, suhu, kelembaban, kecepatan angin, arah angin, curah hujan, radiasi, dan tingkat kebasahan atmosfer. Pengamatan ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi suatu wilayah tertentu seperti halnya pada dunia indistri terhadap proses perindustrian dan transportasinya.


Weather station atau biasa kita kenal akrab dengan alat pengamat cuaca, kegiatan pengamatan cuaca iini dapat dilakukan secara manual atau pun otomatis. Dalam kegiatannya pengamatan manual setidaknya dilakukan satu hari sekali untuk melaporkan keadaan cuaca pada hari itu juga.

Untuk kegiatan pengamatan cuaca pada sistem otomatis kegiatan pengamatan dilakukan selama 1 jam untuk menentukan data result dan perbandingan dalam satu hari pengamatan pada hari itu.


Alat pengujian weather station ini sangat membantu kegiatan pengamatan cuaca pada suatu wilayah tertentu atau bisa juga dipergunakan untuk melakukan inspeksi wilayah untuk memenuhi kebutuhan perindustrian atau kebutuhan penelitian lainnya.


Weather station merupakan perkembangan teknologi informasi, dengan adanya teknologi canggih seperti ini makan akan sangat membantu kegiatan pengamatan maupun kegiatan penelitian menjadi lebih mudah dan lebih terpantau secara significant.


Pengamatan yang dilakukan berdasarkan data result berkala berdasarkan waktu yang telah ditentukan akan membantu kegiatan pengamatan dalam mencapai data pra perkiraan dan perbandingan data dengan perubahan data yang telah kita dapatkan.


Informasi mengenai cuaca pada jaman sekarang ini sudah menjadi sebuah kebutuhan, dikarenakan cuaca merupakan faktor yang dapat menentukan sesuatu menjadi  baik atau tidak. Contohnya pada dunia industri pada sector transportasinya, kegiatan transportasi akan lebih cepat sampai pada tujuannya apabila kondisi jalan kering dan tidak turun hujan atau berbagai macam kondisi cuaca lainnya yang belum dapat dipredeiksi sebelumnya. Apabila kondisi wilayah yang dilalui hujan dan mengakibatkan kegiatan transportasi akan terlambat sampai tujuannya.


Prediksi cuaca berdasarkan pengamatan akan sangat membantu kegiatan industri yang satu ini, jadi bia kondisi cuaca yang tidak memungkinkan sedang terjadi makan pihak industri itu sendiri dapat mencari cara atau solusi lainnya agar berjalan sebagaimana mestinya kegiatan industri itu berlangsung.

Senin, 17 November 2014

Senin, November 17, 2014

Mengenal Ragam Rockwell Hardness Tester

Mungkin beberapa orang akan bertanya-tanya mengenai Rockwell hardness tester dan berbagai macam ragamnya, kali ini kita akan membahas berbagai macam model Rockwell hardness tester. Rockwell hardness tester itu sendiri merupakan alat pengujian  yang menguji berbagai macam kekerasan suatu material seperti, besi almunium, dll.

Mari kita ulas berbagai macam Rockwell hardness tester model TH, sebagai berikut :

Rockwell Hardness Tester TH301


Berikut ini spesifikasinya :
Horizontal desain hidung protrudent, pengujian pada permukaan yang sulit dijangkau
Pengujian permukaan internal bagian cincin yang berdiameter tidak kurang dari 23mm (0.900 〃)
Pengujian permukaan luar bar bulat yang berdiameter tidak kurang dari 3 mm (0.120 〃)
Proses pengujian otomatis
Definisi tinggi LCD backlight
Sederhana dan mudah pengoperasian m enu dipilih
Data output RS-232/USB
TH300: Rockwell hardness tester
TH301: Rockwell hardness tester dengan auto-switch kekuatan uji.
TH310: Rockwell hardness tester dangkal.
TH320: Rockwell Rockwell & dangkal hardness


Rockwell Hardness Tester TH300




Berikut ini spesifikasinya :

Horizontal protrudent nose design, testing on surfaces difficult to reach
Testing internal surface of ring parts whose diameter is not less than 23mm(0.900〃)
Testing external surface of round bars whose diameter is not less than 3mm (0.120〃)
Automatic test process
High definition backlight LCD
Simple and easy selectable operation menu
RS-232/USB data output
TH300: Rockwell hardness tester
TH301: Rockwell hardness tester with auto-switch of test force.
TH310: Rockwell superficial hardness tester.
TH320: Rockwell & Rockwell superficial hardness tester


Rockweel Hardness Tester TH500


Berikut ini spesifikasinya :

Teknik Rockwell kekerasan tseter dengan keandalan yang tinggi dan harga ekonomis.
Mengukur Rockwell kekerasan logam besi dan non-ferrous seperti paduan keras, baja karbon, alloysteel, besi cor
Diterapkan di pabrik-pabrik, lembaga penelitian ilmiah dan laboratorium perguruan tinggi dll
Desain segar, mudah digunakan, stabil nilai tampilan, pemeliharaan nyaman
Standar sesuai dengan: BSEN10109-96, ISO6508.2



Rockwell Hardness Tester TH550


Berikut ini spesifikasinya :

Digital rockwell hardness
Operasi Rockwell pengujian kekerasan dari paduan keras, baja karbon, baja paduan dan logam non ferrous.
Tinggi resolusi layar digital
Mudah pengoperasian dengan auto bongkar muat uji kekuatan, dan memegang auto kekuatan uji.
Standar: BS EN ISO 6508, ISO 6598,2 dan ASTM E18.

Berbagai macam model Rockwell hardness tester diatas merupakan alat pengujian yang berguna pada sector perindstrian, umumnya dilakukan pengujian terhadap material untuk mengetahui tingkat kekerasan suatu material, atau mungkin untuk menguji suatu material untuk mencapai standarisasi yang diinginkan atau disesuaikan dengan ISO.
Senin, November 17, 2014

Lebih Mengenal Metal Detector

Metal detector apabila kita mendengar istilah ini pastinya yang tersirat oleh pikiran kita adalah sebuah alat yang biasa digunakan oleh petugas keamanan untuk mendeteksi barang bawaan pengunjung.

Biasanya alat ini digunakan oleh petugas keamanan yang bertugas digedung atau tempat tertentu, seperti Pusat Perbelanjaan (MALL, pasar swalayan, expo(pameran),dll), Gedung Perkantoran, Penginapan (hotel, apartement, dll).

“Tetapi tahukah anda?, bahwa metal detector digunakan sebagai alat pendukung untuk memenuhi standarisasi kualitas yang baik (ISO)”. Mungkin untuk sebagian orang sudah mengetahui akan hal ini, akan tetapi sangat penting informasi ini sampai bagi yang belum mengetahui akan hal ini.


Metal detector ini umumnya digunakan pada perindustrian guna memenuhi standarisasi kualitas terbaik mereka. Perindustrian yang menggunakan metal detector dengan tujuan untuk membantu meningkatkan kualitas dan memenuhi standarisasi sudah cukup banyak.

Berikut ini adalah industri-industri yang menggunakan metal detector sebagai sarana pendukung :
  • Industri pengalengan ikan
  • Industri pengalengan buah
  • Industri susu bubuk
  • Industri Tepung
  • Industri sauce
  • Industri daging dan ikan
  • Industri makanan
  • Industri obat-obatan
  • Industri karet

Masih banyak lagi bentuk aplikasi metal detector pada lingkungan perindustrian, mereka menggunakan alat uji ini bertujuan untuk selalu menjaga kualitas dan mutu dari kemasan sampai dengan isi dari kemasan selesai dalam proses produksinya.


Metal detector merupakan alat dengan teknologi canggih yang memiliki system sensor sebagai penyeleksi partikel-partikel yang memiliki unsur metal, logam, dan sejenisnya.

Penyeleksian dilakukan guna memastikan kualitas serta memenuhi standarisasi yang ada, dengan menghindari partikel dengan unsure metal masuk kedalam kemasan produk pada saat kegiatan industri berlangsung.


Teknologi canggih ini juga sangat membantu serta mempermudah kegiatan produksi, yaitu dengan sistemnya yang begitu efisien waktu dan alat ini salah satu solusi untuk memenuhi standarisasi yang diinginkan..

Karena metal detector ini dapat langsung meyisihkan kemasan yang tidak sesuai dengan standarisasi yang telah ditetapkan, dan atau mengandung partikel atau unsur metal pada kemasan dan objek yang sedang dilakukan pengecekan dengan menggunakan metal detector.
Senin, November 17, 2014

Mengenal Lebih Jauh Needle Detectors

Perindustrian pakaian atau biasa kita kenal dengan istilah garment adalah sebuah perusahaan yang memproduksi pakaian dan kain dalam jumlah yang besar. Untuk memenuhi standarisasi hasil produksi pada perindustrian pakaian ini kita membutuhkan alat pengujian dimana dapat membantu memenuhi standarisasi yang ada atau pun standarisasi yang diinginkan.
a
Solusinya adalah dengan menggunakan alat uji needle detectors alat uji ini digunakan sebagai alat yang mendukung proses produksi berjalan lancar dan langsung dapat diuji untuk memenuhi standarisasi yang ada sehingga dapat memberikan dampak positive bagi kegiatan produksi pada garment.
Bagaimana bisa needle detectors ini membantu kegiatan produksi serta membantu kegiatan produksi dalam memenuhi standarisasi produksi garment, pastinya kita akan bertanya-tanya akan hal itu.
Oleh karena itu sebelumnya kita harus mengetahui apa itu needle detectors, needle detectors adalah sebuah alat pengujian untuk mendeteksi jarum yang berada pada bahan baku atau bahan-bahan tertentu berdasarkan proses yang dilakukan. Untuk melakukan kegiatan pendeteksian jarum pada umumnya banyak digunakan pada perusahaan garment dan tekstil.
Needle detectors pada umumnya juga digunakan sebagai standarisasi keamanan (safety) secara menyeluruh dengan tujuan untuk menghilangkan kesempatan untuk potongan logam seperti patahan jarum lolos dari pengawasan. Membuat keamanan pekerja dan customer terjaga dikarenakan hasil produksi yang bersih, bermutu, dan sesuai standarisasi.
Penggunaan needle detectors ini memiliki kelebihan yang menguntukngkan penggunanya, yaitu:
  • sangat membantu proses produksi sampai ke tangan customer sesuai dengan standarisasi yang ada.
  • Mendeteksi patahan jarum atau logam lainnya dari bahan garment dan tekstil Memberikan keamanan kepada sumber daya manusia yang berperan.
  • Mempermudah dalam mendeteksi patahan jarum dan logam tertentu.
Senin, November 17, 2014

Uji Kualitas Industri Karet Ban dengan Rubber Hardness Tester

Kita ketahui dalam setiap perindustrian pasti adanya standarisasi untuk mutu, kualitas, dan kuantitas suatu barang produksi. Pada perindustrian karet atau plastic elastis masing-masing memiliki kualitas dan standarisasi tertentu berdasarkan kategori dan bahan material yang dipergunakan sebagai bahan dasar.

Dalam mencapai standarisasi yang telah ditetapkan sangat diperlukan pengujian dengan tahap-tahap yang telah ditentukan seperti pengujian tarik material (pulling power), pengujian tekanan material (kompresi),analisa pengujian beban torsi, dll. Pengujian standarisasi kualitas karet ini dapat menggunakan alat uji pendukung yaitu Rubber Hardness Tester.

Rubber Hardness Tester adalah sebuah alat pengujian karet, plastik dan material lainnya yang serupa guna mendukung suatu industri memenuhi kebutuhan standarisasi yang ditentukan, alat ini juga memiliki berbagai model dengan berbagai fungsi dan varian dalam pengukuran yang berbeda berdasarkan materialnya.

Rubber Hardness Tester masuk dalam kategori pengujian kekerasan atau biasa disebut dengan hardness tester tetapi pengujian karet (rubber) ini biasanya di implementasikan pada material yang bersifat plastic guna menguji kualitas, kuantitas, dan mutu suatu material.

Alat uji Rubber Hardness Tester ini baik dan cocok digunakan pada industri pembuatan Ban Mobil, Ban Motor,Ban Traktor, Furniture, Karet, plastic, Foam, Mika plastic.

Jadi untuk perindustrian-perindustrian diatas sangat cocok mempergunakan alat uji ini guna mendukung proses pengujian dan standarisasi pada proses produksi pada perindustrian anda. Mengoptimalkan standarisasi produk dengan menggunakan Rubber Hardness Tester akan menjadi lebih mudah dan tingkat akurasinya dapat dianalisa sesuai dengan keinginan anda.

Mempergunakan alat uji sebagai alat pendukung perindustrian merupakan solusi terbaik untuk optimalnya kinerja suatu perindustrian, terlebih lagi untuk menguji dan mencapai suatu standarisasi yang diinginkan peran suatu alat pengujian sebagai alat pembantu penyempurnaan standarisasi layak dan akan sangat baik dipergunakan dalam berlangsungnya tahap standarisasi berdasarkan ISO atau pun standarisasi pada umumnya.
Senin, November 17, 2014

Uji Emisi Kendaraan Untuk Selamatkan Lingkungan

Pembakaran kendaraan bermotor pada umumnya memiliki dampak negatif terhadap lingkungan khususnya kehidupan manusia di bumi. Karena hasil pembakaran kendaraan yang disebut dengan emisi gas dapat merusak lingkungan baik itu tanaman, air dan hewan maupun kehidupan manusia sendiri dengan timbulnya berbagai macam penyakit.

Hal ini yang menjadi momok bagi masyarakat seluruh dunia untuk mengurangi emisi gas yang sudah semakin tidak terkendali dengan banyak kendaraan bermotor yang lalu lalang setiap waktunya. Kandungan emisi gas yang berpotensi menjadi racun yang mencemari lingkungan sangat banyak.

Ada lima unsur dalam gas buang kendaraan yang diukur yaitu senyawa HC ( Hidrokarbon ), CO ( Karbon MonoO=ksida ), CO2 ( Karbon Dioksida ), O2 ( Oksigen ) dan senyawa NOx ( Nitrogen Oksida ). Sedangkan negara – negara yang tidak terlalu ketat emisinya hanya mengukur 4 senyawa unsur ga buang yaitu Senyawa HC, CO, CO2, dan O2.

Dalam hal ini kita membahas salah satu bahan bakar minyak dunia yaitu bensin. Bensin adalah senyawa hidrokarbon, jadi setiap HC yang didapat di gas buang kendaraan menunjukkan adanya bensin yang tidak terbakar dan terbuang bersama sisa pembakaran. Apabila suatu senyawa hidrokarbon terbakar sempurna (bereaksi dengan oksigen) maka hasil reaksi pembakaran tersebut adalah karbondioksida (CO2) dan air(H¬2O).

Walaupun rasio perbandingan antara udara dan bensin (AFR=Air-to-Fuel-Ratio) sudah tepat dan didukung oleh desain ruang bakar mesin saat ini yang sudah mendekati ideal, tetapi tetap saja sebagian dari bensin seolah-olah tetap dapat “bersembunyi” dari api saat terjadi proses pembakaran dan menyebabkan emisi HC pada ujung knalpot cukup tinggi.

Tentunya pengukuran emisi gas buang harus dilakukan dalam kurun waktu tertentu mulai dari enam bulan sekali atau satu tahun sekali. Pengukuran tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan instrument gas detector. Alat ini dapat membantu untuk mendapatkan pengukuran berbagai macam senyawa. Gas detector merupakan instrument terbaik untuk melaksanakan emisi gas buang untuk mengendalikan lingkungan demi keselamatan kehidupan manusia di bumi.
Senin, November 17, 2014

Lebih Mengenal Tensile Strength Berkualitas

Sesuatu yang berkualitas memang menjadi faktor yang paling utama dan pertama dicari orang banyak. Guna memenuhi kebutuhan mereka dengan rasa puas yang menyertai terpenuhinya kebutuhan mereka berdasarkan kualitas yang diterima.

Dalam perindustrian kualitas suatu produk atau pun bahan (material) sangat penting mutu, kuantitas, serta kualitasnya, sehingga dibutuhkan alat sebagai alat pendukung sebagai alat uji standarisasi dan atau hanya sekedar pengujian semata.

alat uji tensile strength berkualitas sudah sangat jelas dicari banyak orang untuk perindustrian guna membantu proses pengujian industri mereka.


Dengan tensile strength berkualitas baik pengujian pun akan menjadi baik dan lebih baik dalam proses pengujiannya, result dari pada hasil uji tarik yang terjadi pun menjadi lebih akurat berdasarkan uji yang terjadi dengan suhu dingin atau pun panas.

Pengujian yang dilakukan dengan system pengujian dengan cara yang umum digunakan, yaitu uji tarik. dengan tujuan untuk mengetahui sifat dari material, bahan atau pun hasil produksi suatu industri. Result data dihasilkan dari pengujian yang telah dilakukan berdasarkan kekuatan, peregangan, ketahanan, keelastisan, kepadatan. Pada suatu material dan bahan yang di uji.

Tensile strength berkualitas baik ini sangat cocok digunakan untuk perindustrian yang membutuhkan pengujian terhadap bahan dan material yang ada.
Pengujian tarik ini umumnya di gunakan pada material logam, karet padat, fiber, dll. Material yang baik adalah material yang baik pada saat proses pengujian berlangsung dan memenuhi standariasi yang telah ditentukan.

Untuk alat uji yang digunakan dapat dikatakan baik apabila alat uji atau tensile strength tersebut adalah tensile strength berkualitas. Dengan kata lain tensile strength ini akan maksimal dalam performa saat pengujian tarik berlangsung.

tidak hanya performa, tensile strength berkualitas pun selain memberi kepuasan pada performa dan proses pengujiannya. Alat ini juga memberikan kepuasan kepada pengguna alat uji ini, karena daya tahan alat uji lebih baik dibandingkan alat uji yang berpindah-pindah tangan (bekas pakai beberapa tangan).
Senin, November 17, 2014

Mengenal Uji Kelistrikan dengan Voltage Tester

Kata listrik bukan merupakan kata yang asing lagi bagi kita pada saat sekarang ini. Pada era modern ini, istilah listrik bisa dikatakan sebagai kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Begitu banyak produk produk elektronik canggih yang menggunakan energy listrik sebagai sumber energinya yang diluncurkan pada saat sekarang seperti tv, microwave, kulkas, dan lain-lain.

Tanpa disadari, kebanyakan masyarakat hanya mengetahui bahwa semua peralatan tersebut menggunakan sumber energy yang berasal dari energy listrik dan tidak mengetahui apa itu kelistrikan dan bagaimana bahaya dari kelistrikan tersebut.

Untuk itu, tidak ada salahnya kita mengetahui apa itu listrik dan apakah penggunaan listrik kita sudah optimal dengan melakukan uji kelistrikan.

Kelistrikan adalah sifat benda yang muncul dari adanya perpindahan muatan listrik positif (proton) ke muatan negatif (elektron) karena adanya beda potensial yang kemudian menghasilkan arus listrik.


Uji kelistrikan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah  kualitas dari listrik yang kita konsumsi sudah optimal mulai dari tegangan listrik, arus listrik, hambatan listrik, kualitas daya, faktor daya, dll.


Alat uji kelistrikan itu sendiri terdapat berbagai macam jenisnya. Salah satunya kita dapat menggunakan voltage tester sebagai alat uji kelistrikan.
https://lh4.googleusercontent.com/8uSStXPw0T959KPtfS8Newr1xL6s-ihd6fjg40VDpPY=w197-h200-p-no

Alat uji itu sendiri merupakan salah satu jenis dari voltmeter atau alat uji kelistrikan yang digunakan untuk menguji tegangan pada suatu rangkaian listrik.

Voltage tester ini digunakan untuk mengatahui apakah ada atau tidak tegangan pada sumber listrik atau peralatan listrik yang kita gunakan. alat uji ini sendiri begitu mudah digunakan.

Pada proses penggunaannya, kita cukup menghubungkan bagian ujung dari Voltage tester ke sumber tegangan/ listrik yang akan kita uji.
 
"Kenapa harus memakai voltage tester?", "Bukankah memakai test pen saja cukup untuk menguji kelistrikan??". Pertanyaan semacam ini sering kali muncul. Walaupun memiliki fungsi yang sama untuk menguji kelistrikan.

antara test pen dan voltage tester memiliki perbedaan yang cukup jelas seperti gambar dibawah ini :
 
https://lh3.googleusercontent.com/xbW-bN9v30Fy7u-YhKfGErpOSo1wn3bIzdeahrX7IZU=w270-h210-p-no    https://lh6.googleusercontent.com/Tps6Pv-c52xw99sayzc7Nu1NNNafB58ia0_G6Q0Tb5A=w189-h200-p-no

         Voltage tester                            test pen

Dari gambar diatas, kita dapat melihat perbedaan yang jelas antara test pen dan voltage tester. Dari segi penggunaannya, led yang terdapat pada test pen akan menyala apabila mendeteksi ada tegangan pada sumber yang di uji. Sedangkan voltage tester akan bergetar apabila mendeteksi adanya tegangan pada sumber yang di uji.

Selain itu, voltage tester juga memiliki display LCD untuk menampilkan data tegangan yang terukur. Jika test pen hanya bisa mendeteksi tegangan pada sumber yang diuji, alat uji ini memiliki begitu banyak fungsi dan kegunaan antara lain :
 
•    Mendeteksi ada atau tidaknya tegangan pada sumber yang di uji.
•    Dapat menguji tegangan AC dan DC.
•    Memiliki display LCD yang akan menampilkan data nilai tegangan yang diuji.
•    Dapat menguji tegangan AC atau DC yang tinggi
•    Dapat menguji tegangan AC atau DC yang rendah


Begitu banyak kelebihan dari voltage tester dibandingkan dengan test pen. Dengan menggunakan voltage tester ini kita dapat melakukan uji kelistrikan yang lebih akurat. Jadi alangkah baiknya menggunakan voltage tester untuk mengoptimalkan uji kelistrikan.
Senin, November 17, 2014

Mengenal Pengujian Kepadatan Gear Dengan Rockwell Hardness Tester

Material pada umumnya memiliki spesifikasi dan masing-masing memiliki sifat yang sesuai dengan material itu sendiri. Material  memiliki berbagai bentuk dan struktur mulai dari kelas yang paling berat hingga material paling ringan. Berikut ini material yang dapat dilakukan proses pengujian rockwell hardness tester.




Material yang dikategorikan sesuai dengan kelas-kelasnya, yaitu :
1.    Logam mulia
2.    Logam tahan api
3.    Logam berat
4.    Logam lunak ringan

Pada setiap material perlu dilakukan proses pengujian agar kita dapat mengetahui perkembangan kepadatan dan ketebalan suatu material. Khususnya pada material yang mengalami pengikisan atau gesekan dalam proses pengoperasiannya atau material yang mengalami pengikisan secara alamiah.  Pengikisan alamiah seperti karat, pengikisan masa suatu material, dan pengikisan lainnya.
Contoh material antara lain gear, plat, cakram, poros kumparan, velg roda, dll. Untuk menguji suatu material dapat dilakukan dengan hardness tester (pengujian tingkat ketebalan).

Pengujian ini layak dilakukan untuk menghasilkan data dari hasil pengujian pada material yang mengalami gesekan. Sehingga dapat menghasilkan data pengujian yang dapat dievaluasikan kedalam analisa serta perbandingan data pengujian.

Pengujian kepadatan gear dengan rockwell hardness tester, merupakan metode pengujian bertujuan untuk mengetahui tingkat ketebalan suatu material. Pengujian terhadap suatu gear akan lebih optimal dalam proses analisa dan perbandingan datanya, karena material yang mengalami pengikisan akan lebih banyak memiliki berbagai kemungkinan dalam perubahan struktur materialnya.

Dalam proses pengujian menggunakan alat rockwell hardness tester ini memiliki dua macam indentor berdasarakan variasi ukurannya, yaitu :
1.    Rockwell cone, krucut dengan besar sudut 1200. Dan
2.    Rockwell,  bola baja dengan ukuran yang bervariasi

Pengujian rockwell ini menggunakan system penetrasi dalam proses pengujian untuk menghasilkan data pengujian. Pengujian ketebalan yang dilakukan pada gear dengan cara memberikan penetrasi secara berulang kali. Penetrasi yang dilakukan bertujuan untuk mendapatkan hasil dan data perbandiangan yang dibutuhkan untuk proses analisa.

Proses pengujian atau penetrasi dilakukan minimal sebanyak 3 kali untuk memperoleh data yang berbeda-beda. Setelah dilakukan pengujian terhadatp material pada gear dan memperoleh data pengujiannya. Dapat dilanjutkan untuk proses pemindaian datanya, sehingga  dapat menganalisa dan melakukan perbandingan yang akurat.

Pengecekan material pada gear dengan rockwell adalah salah satu metode dalam proses pengujian ketebalan yang dapat dilakukan. Karena tingkat ketebalan pada material dapat memperngaruhi beberapa aspek dan performa pada mesin. Oleh karena itu rockwell hardness tester penting untuk dilakukan. 
Senin, November 17, 2014

Apa Itu Microlite

Microlite atau biasa dikenal dengan data logger adalah sebuah alat pengujian suhu sebagai logger suhu yang dipergunakan untuk menentukan kadar serta keberadaan suhu yang terdapat pada suatu ruang lingkup. Baik itu wilayah atau pun ruangan dengan tujuan untuk mengetahui suhu yang terdapat pada suatu ruang lingkup yang dilakukan pengujian.
Selain mengetahui tingkatan suhu yang ada pada suatu ruang lingkup, Microlite ini juga juga dapat dipergunakan untuk memantau serta mengetahui tingkat kelembaban yang terjadi pada suatu ruang lingkupnya. Alat ini juga memiliki keunggulan salah satunya adalah alat ini dapat konversi suhu antara Celsius, Fahrenheit, Kelvin, Rankine, Reaumure.

Alat ini biasanya digunakan untuk memonitoring suhu pada suatu ruang lingkup, dimana ruangan lingkup tesebut dibutuhkan penyesuaian suhunya untuk memantau dan menjaga mutu dan kualitas.

Wujud dari microlite atau data logger itu sendiri adalah alat yang berukuran mini seperti USB yang digunakan untuk memonitor dan merekam tingkat temperature yang ada pada suatu ruang lingkup,yang selanjutnya akan menghasilkan result data pada device display atau layar berupa perubahan angka-angka.
 

Alat ini juga memiliki banyak kelebihan selain dia bersifat portable dapat dibawa kemana saja. alat ini juga dapat di-download atau dikonversikan kedalam system komputerisasi tentunya dengan dukungan system komputerisasi yang menggunakan software microlab.
 

Penggunaan Software microlab ini dapat memberikan  resut data berupa grafik berdasarkan pengujian suhu dan kelembaban dari waktu  ke waktu dengan didukung.
 

Microlite ini juga sangat baik digunakan dengan berbagai kualitas yang dimiliki sebagai pertimbangan bagi para pengguna alat uji, ini dia kualitas yang dimiliki alat uji ini : dust resistance (Anti Debu), water resistance (Anti Air), dan baterai yang mudah untuk diganti jadi tidak mempersulit pengguna untuk menggunakan alat ini.

Microlite banyak digunakan pada perindustian-perindustrian besar, seperti perindustrian daging dan ikan, sayur-sayuran, buah-buahan, produksi kalengan, ice cream, dan industri kayu. Serta industri lainnya yang menggunakan monitoring suhu sebagai kegiatan produksi mereka.
Senin, November 17, 2014

Apa Itu Camera Borescope

Pada umumnya dan sering kita temukan adalah sebuah camera, apabila kita dipertanyakan tentang apa itu camera borescope, pastinya orang yang belum terbiasa mendengar istilah ini akan menggelengkan kepala saat dipertanyakan akan hal tersebut.

Sebuah camera borescope adalah sebuah perangkat optic, perangkat optic ini memiliki bagian yang terdiri dari 2 tabung, yaitu : tabung dengan tekstur kaku dan fleksibel. Tabung ini dilengkapi dengan mata lensa pada salah satu bagian ujung tabung. diantara lensa objektif pada sisi lain dihubungkan oleh sistem relay optic.


System optic camera borescope pada umumnya dikelilingi oleh serat optik yang digunakan menjadi penerangan dari pada remote object. Pada sebuah gambar (object) internal dari objek diterangi dibentuk oleh lensa obyektif dan diperbesar oleh lensa mata yang menyajikan kepada mata pemirsa.


Camera Borescopes kaku dan fleksibel dapat dilengkapi dengan perangkat lainnya, seperti perangkat pencitraan atau video. Perangkat ini merupakan teknologi yang modern untuk membantu dalam bentuk pencitraan pada objek yang telah ditentukan.


Camera Borescope pada umumnya digunakan pada bidang pekerjaan inspeksi, dimana daerah yang akan ditela’ah tak dapat diakses dengan berbagai cara. Ada pun perangkat sejenis untuk dipergunakan pada bagian tubuh manusia, yang mungkin biasa kita kenal dengan istilah endoskopi.


Borescopes sebagian besar dipergunakan pada ruang lingkup teknik pengujian non destruktif untuk mengenali dan mendeteksi cacat atau ketidaksempurnaan pada object pengujian.
 
inspeksi visual biasanya menggunakan camera borescope dalam proses pengujian serta pendeteksiannya. Biasanya Borescopes digunakan dalam inspeksi visual pada mesin-mesin pesawat, turbin gas industri aeroderivative, turbin uap, mesin diesel, mesin otomotif dan truk.


Pada Gas dan uap turbin merupakan unsur yang memerlukan perhatian khusus karena sebuah standarisasi safety first (keselamatan yang paling utama) oleh sebab itu kegiatan maintenance (pemeliharaan).


Camera Borescope mesin ini dapat dipergunakan untuk mencegah kegiatan-kegiatan maintenance (perawatan) yang dapat di minimalisir, karena dengan kegiatan maintenance yang efisien dan terstruktur akan menghemat biaya maintenance.
Senin, November 17, 2014

Apa Itu Alat Pengukur Suhu

Didalam dunia teknik dan fisika, pengukuran merupakan kegiatan yang membandingkan kuantitas fisik dari objek dan kejadian dunia-nyata dengan kata lain menggambarkan suatu kepastian.

Pengertian dari Alat ukur sendiri adalah alat yang digunakan untuk mengukur benda , massa, kejadian. Alat pengukuran cukup banyak dan bervariasi, mulai dari cara mengukur wadah, material, benda, suhu. Satu yang perlu diketahui pada bidang ilmu yang mempelajari bermacam-macam metode pengukuran biasa dikenal dengan metrologi.

Perlu kita ketahui apa itu suhu, suhu adalah yang menggambarkan suatu unsure yang menunjukkan tingkatan derajat panas benda. Suhu dapat mengalami perubahan seperti mudahnya, perubahan yang menyebabkan semakin tinggi suhu suatu benda serta semakin panas benda tersebut.

Secara seksama suhu dapat menunjukkan energi yang dimiliki oleh suatu benda. Setiap atom yang berada di dalam suatu benda masing-masing akan bergerak, baik itu dalam bentuk perpindahan maupun gerakan pada getaran.

Semakin meningkat dan tingginya energi atom-atom penyusun benda, maka akan semakin meningkat atau tinggi suhu yang berada pada benda tersebut.

Para fisikawan menggunakan berbagai macam alat pengukuran untuk melakukan kegiatan pengukuran mereka. Baik kita mulai membahas bagaimana para fisikawan menggunakan alat pengukuran, kita ambil contoh pengukuran yang dilakukan pada suatu suhu ruangan. Biasanya menggunakan alat pengukur suhu.

Penggunaan alat pengukur suhu ini dilakukan para fisikawan untuk memenuhi kebutuhan dan menghasilkan bagaimana suhu beralih sifat dan suhu mengubah besaran suhunya.

Alat pengukur suhu ini tidak hanya digunakan para fisikawan saja, apa laga kalau kita lihat perkembangannya berdasarkan dunia pendidikan dan juga industri.

Sudah banyak yang menggunakan alat pengukur suhu ini untuk memenuhi kebutuhan mereka, mulai dari kebutuhan pendidikan yang mempelajari ilmu metrologi untuk mendukung kelancara kegiatan belajar mengajar dan kegiatan industri yang menggunakan alat pengukuran ini untuk mengecek kapasitas dan besaran suhu pada suatu material, benda, ruangan, wilayah, dan masih banyak lagi yang digunakan.
Senin, November 17, 2014

Mengenal Rockwell Hardness dan Penerapannya Dalam Industri

Untuk di industri sendiri, kekerasan tersebut merupakan suatu sifat dari material yang akan di uji, yang mana suatu ukuran ketahanan dari suatu material terhadap perubahan bentuk plastis lokal. Ketika akan menguji kekerasan suatu material tersebut kita harus memperhatikan beberapa hal, misalnya dari nilai kekerasan yang akan di hitung, biasanya pada saat pengukuran kekerasan suatu material, nilai kekerasan yang akan dihitung tersebut hanya bisa di ukur pada tempat pengujian tersebut, namun jika dilakukan pengukuran pada lokasi lain bisa jadi nilai kekerasan material tersebut berbeda dengan hasil pengujian pada lokasi lainnya, karena nilai dari kekerasan suatu material tersebut bersifat homogen.


Lalu, sekarang kita akan masuk ke pembahasan inti, yaitu Rockwell Hardness. Rockwell Hardness sendiri merupakan salah satu dari beberapa metode pengujian ( seperti : Brinel Hardness, Vickers Hardness, Micro Hardness) yang paling sering digunakan di dunia teknik ataupun didunia industri. Karena metodenya simple dan tidak membutuhkan keahlian khusus, metode Rockwell Hardness paling banyak digunakan di Amerika Serikat karena penggunaanya tersebut mudah, dan tidak merepotkan selain itu juga bebas dari “ Human Error”.

Instrumen yang digunakan dalam pengukuran ini adalah Rockwell Hardness Tester. Dalam penggunaanya, ada beberapa skala nilai kekerasan  yang dipergunakan dalam pengujian kekerasan dan gabungan dari beberapa jenis identor dan beban yang diterapkan. Berikut merupakan jenis identor yang dipergunakan :

•    Indentor bola baja diameter standar (diameter 10mm, diameter 5mm, diameter 2.5mm, dan diameter 1mm)
•    Identor kerucut intan yang digunakan untuk pengujian bahan-bahan keras

Dengan menggunakan metode Rockwell Hardness ini nilai pengujian kekerasan yang dihasilkan dapat ditentukan dengan beda kedalaman dari hasil penetrasi yang diwakili beban minor dan di ikuti beban mayor yang lebih dominan dibandingkan beban minornya.

Jadi untuk besarnya beban minor adalah 10 kg dan untuk besarnya beban mayornya adalah 60, 100, 150 kg tapi tergantung material yang mau di uji dan tergantung menu Rockwell yang dipilih. Maka dari itu untuk metode pengujian Rockwell Hardness sendiri menggunakan 2 beban ini, yaitu : beban minor dan beban mayor. Untuk nilai kekerasannya bisa didapatkan langsung dan tidak membutuhkan waktu yang lama juga, cuma beberapa detik saja.
Senin, November 17, 2014

Lebih Mengenal Ultrasonic Thickness Untuk Pengujian Non-Destruktif

Pada bidang pengujian ultrasonik industri, pengukuran ketebalan ultrasonik merupakan metode pengukuran non-destruktif (mengukur) dari ketebalan lokal elemen padat tersebut dan (biasanya terbuat dari logam, jika menggunakan pengujian ultrasound pada keperluan industri) berdasarkan waktu yang di butuh kan untuk ultrasound kembali ke permukaan. Jenis pengukuran tersebut biasanya disebut dengan pengukuran ketebalan ultasonik.

Keuntungan menggunakan ultrasonic thickness adalah:


  1. Teknik non-destruktif(ini merupakan teknik mengukur)
  2. Tidak memerlukan akses pada kedua sisi sampel
  3. Mudah untuk digunakan, tidak perlu menggunakan labolatorium khusus
  4. Harga peralatan yang relatif murah

Salah satu jenis ultrasonic thickness adalah Ultrasonic Thickness Gauge, ini merupakan pengujian non-destruktif . Alat ini digunakan untuk memeriksa sifat-sifat material dalam mengukur ketebalan. Metode ini dilakukan dalam semua pengukuran bidang industri. Kemampuan untuk mengukur material tanpa harus memerlukan akses khusus pada kedua sisi material yang akan di uji. Hal ini membuat Paint Thickness Gauge, Ultrasonic Coating Thickness  Gauge, Digital Thickness Gauges menjadi tools yang memudahkan enggineer selain itu masih banyak lagi pilihan yang tersedia dalam pengujian plastik, kaca, kramik,  logam dan bahan lainnya.

Ultrasonic thickness gauge ini merupakan alat ukur tang mempunyai fungsi 2 in 1, alat ukur ketebalan ini mampu mengukur ketebalan suatu benda atau bahan yang dapat menghantarkan gelombang ultrasonik dengan bagus mulai ketebalan 1 sampai 200 mm atau setara dengan 0,05 sampai 8 inch. Alat ini juga mampu melakukan pengukuran ketebalan dengan menggunakan kecepatan suara ultrasonik.

Ultrasonic thickness gauge ini sudah dilengkapi dengan teknologi mikroprossesor circuit komputer LSI dan crystal time base yang dapat menjamin tingkat presisi waktu pengukuran dan respon time yang lebih cepat, dan menjamin tingkat akurasi yang tinggi. Alat ini memiliki 2 fungi pengukuran yaitu mm(mili meter) dan inci yang bisa di ganti-ganti sesuai dengan kebutuhan. Alat uji ini sudah memiliki logo CE yang disahkan sesuia dengan standar kesehatan penting dan persyaratan keselamatan yang ditetap kan oleh Directif Eropa, sehingga alat ini sudah teruji aman untuk di gunakan.

Ultrasonic thickness gauge ini juga dapat di gunakan untuk mengukur ketebalan bahan seperti baja, besi, alumunium, tembaga merah, kuningan, kaca, seng, kuarsa, polythylene, PVC, besi cor kelabu, besi cor nodular. Dan alat ini juga bisa digunakan logam dan non logam dan tiap bahan keras lainnya. Banyak digunakan dihampir semua jenis industri, mengukur ketebalan dan korosi bejana tekan, peralatan kimia, boiler, tangki penyimpanan minyak, industri minyak, galangan kapal, pembangkit listrik dan mesin manufaktur.
Senin, November 17, 2014

Teknologi Kapal Dan Kereta Api

Aplikasi

Sensor untuk pengukuran perpindahan yang sering digunakan di kedua daerah tersebut. Dengan demikian, area aplikasi dimulai sedini pembuatan. Sebagai contoh, sensor dari Micro-Epsilon digunakan untuk pemeriksaan kualitas. Dalam operasi, mereka sering memberikan keamanan yang diperlukan seperti, misalnya, kemiringan kereta. Sensor perpindahan juga digunakan selama perawatan dan perbaikan.


Ovality pemeriksaan pada pipa rem menggunakan vision4A

Untuk pengukuran yang sangat akurat dari kebulatan dari ujung pipa rem dalam produksi dengan waktu siklus pendek, hanya sistem visi yang tepat dan serbaguna mampu memenuhi akuisisi data cepat yang diperlukan dengan evaluasi yang terkait. Dalam hal ini pengukuran diameter pipa individu, seperti yang biasanya dilakukan dalam industri melalui pusat lingkaran, adalah tempat di dekat cukup. Untuk penilaian kualitas handal penyimpangan geometri melingkar sebenarnya ada harus dimensi diperoleh selama lengkap 360 ° lingkaran.


Keausan Rel

Trem atau kereta rel tergantung pada terjadinya keausan yang konstan baik karena korosi atau akibat gesekan saat digunakan. Rel diperiksa keausan sepenuhnya otomatis menggunakan sistem yang dikembangkan oleh Micro-Epsilon. Sebuah mobil uji mencatat profil permukaan rel selama perjalanan. Data yang diperoleh dibandingkan dengan nilai standar dan jika bagian diakui sebagai dikenakan turun, sistem menyimpan bagian lagu untuk pemeliharaan nanti. Profil diukur dengan menggunakan beberapa scanner garis jenis scanCONTROL 2800.


Pengukuran kadar cairan aluminium pada besi

Sebuah produsen Jerman produk beton pratekan menggunakan sejumlah sistem pengukuran 3D dengan InSystems Otomasi dengan sensor optik yang dibuat oleh Micro-Epsilon untuk pengendalian kualitas bantalan rel kereta api. Sistem mencakup stasiun portal yang dipasang ke stasiun membentuk di atas teknologi conveyor. Dua scanCONTROL LLT2800-100 profil Laser sensor perjalanan sepanjang sumbu portal dan memindai pemuda dari atas.

Kamis, 13 November 2014

Kamis, November 13, 2014

Akurasi dan Presisi

Dalam bidang ilmu pengetahuan, industri rekayasa, dan statistik, akurasi dari suatu sistem pengukuran adalah tingkat kedekatan pengukuran kuantitas terhadap nilai yang sebenarnya. Kepresisian dari suatu sistem pengukuran, disebut jugareproduktifitas (bahasa Inggris: reproducibility) atau pengulangan bahasa Inggris: repeatability, adalah sejauh mana pengulangan pengukuran dalam kondisi yang tidak berubah mendapatkan hasil yang sama.

Sebuah sistem pengukuran dapat akurat dan tepat, atau akurat tetapi tidak tepat, atau tepat tetapi tidak akurat atau tidak tepat dan tidak akurat.

Akurasi Vs Presisi


Ilustrasi atas digunakan untuk menjelaskan perbedaan antara akurasi dan presisi. Dalam ilustrasi ini, pengukuran berulang diibaratkan dengan anak panah yang menembak target beberapa kali. Akurasi menggambarkan kedekatan panah panah dengan pusat sasaran. Panah yang menancap lebih dekat dengan pusat sasaran dianggap lebih akurat. Semakin dekat sistem pengukuran terhadap nilai yang diterima, sistem dianggap lebih akurat.
Jika sejumlah besar anak panah ditembakkan, presisi adalah ukuran kedekatan dari masing-masing anak panah dalam kumpulan tersebut. Semakin menyempit kumpulan anak panah tersebut, sistim dianggap semakin presisi.

Selasa, 21 Oktober 2014

Selasa, Oktober 21, 2014

Uji Kekerasan dengan Bench Hardness

Kekerasan merupakan sesuatu yang tak sanggup di hancurkan melalui fisik manusia namun bisa di hancurkan dengan alat alat kuat dan berat. Kerasnya suatu benda atau material tidak bisa di tentukan dengan cara di hancurkannya atau di terka begitu saja. Kekerasan juga dapat di uji dengan menggunakanbench hardness.

Bench hardness merupakan suatu alat yang mampu atau dapat menguji kekerasan suatu benda atau material baik itu yang keras maupun yang lunak.

Uji bench kekerasan dapat di bagi menjadi dua : bench dan bench superficial. Perbedaan dari kekerasan tersebut oleh beban uji , seperti untuk tes bench lebih berat beban ujinya dari pada untuk tes bench superficial.Adapunkerugian utama dari penguji Bench kekerasan tradisional adalah bahwa keakuratan pengujian tergantung untuk tingkat besar pada kontak yang sempurna antara benda kerja dan dukungan , biasa disebut anvil.


Kamis, 16 Oktober 2014

Kamis, Oktober 16, 2014

Mengenal Lebih Jauh Uji Tekan

Benda memiliki kekuatan yang tak bisa di terka atau di perkirakan, terkadang ada benda yang memiliki kekuataa yang kuat dan juga ringan. Namun berhati hatilah terhadap benda kuat atau berat yang akan bisa melukai diri kita dan sampai membuat kita meninggal. Namun setelah berkembangnya dunia pada saat sekarang ini kekuatan benda tersebut dapat di ukur atau di ketahui dengan alat uji tekan.
Uji tekan adalah suatu alat uji mekanik yang berguna untuk mengukur dan mengetahui kekuatan benda terhadap gaya tekan. Uji tekan ini memiliki kinerja yang bagus dan berkualitas untuk mengetahui kekuatan benda. Pada umumnya uji tekan ini digunakan pada logam yang bersifat getas, karena alat uji tekan ini memiliki titik hancur yang terlihat jelas di saat melakukan pengujian benda tersebut.

Keragaman fungsi dan dimensional uji tekan ini menjadikan beragam ragam syarat mekanis yang perlu di penuhi karena akan beragam pula gaya dan arah gaya yang akan di uji kekuatan benda tersebut. Pada beberapa alat yang akan di uji yang di buat panjang, dia akan melengkung jika di uji dengan alat uji tekan. 
Uji tekan ini memiliki alat yang canggih,  berat dan tenaga yang kuat serta kualitas dan kinerja yang menjanjikan untuk para pengguna alat uji tekan tersebut. Sebesar apapun benda yang akan di uji tekannya dengan alat uji tekan ini kita bisa mengetahui kekuatan suatu benda tersebut.

Uji tekan akan memberikan hasil pengukuran kekuatan benda tersebut mengenai besar pengukuran yang di uji terhadap bahan yang akan di uji sehingga standarisasi yang di inginkan akan tercapai sempurna. Sebesar apa benda yang akan di uji maka akan di stabilkan juga dengan alat uji tekan yang akan memberikan hasil dan kinerja yang baik dan hasilnya akan lebih bagus.

Seiring bepacu pacunya penjualan dimana saja seperti secara online kami dari alatuji.com menghadirkan alat uji tekan ini untuk kalangan industri dan para konsumen yang membutuhkan. Untuk lebih lanjut anda bisa mengunjungi sales@alatuji.com